MESOTHELIOMANESIA

10 Manfaat Jahe Untuk Kesehatan Yang Sebenarnya

10 Manfaat Jahe Untuk Kesehatan Yang Sebenarnya
10 Manfaat Jahe Untuk Kesehatan Yang Sebenarnya
Manfaat JaheApa sih yang Istimewa dari jahe? Kata orang rempah ini mempunyai khasiat yang cukup elok dalam hal menghangatkan tubuh, tapi apakah hanya itu saja? Marilah kita buktikan bersama-sama pada kesempatan kali ini.

Jahe merupakan tumbuhan herba yang kerap dipercaya oleh masyarakat sanggup mengatasi banyak sekali kondisi, mulai dari mual, batuk, flu, nyeri otot, hingga penanganan kanker. 

 Kata orang rempah ini mempunyai khasiat yang cukup elok dalam hal menghangatkan tubuh 10 Manfaat Jahe untuk Kesehatan yang Sebenarnya

Menurut sejarah, bangsa Cina dan India sudah memakai jahe untuk pengobatan banyak sekali penyakit lebih dari 4.700 tahun.

Bila ditinjau dari segi medis, setidaknya ada sepuluh manfaat luar biasa dari jahe yang wajib kau tau. Apa sajakah itu?

Manfaat Jahe untuk Kesehatan dan Pengobatan

Dilansir dari Deutsche Welle, jahe mengandung vitamin A, C, E, B, magnesium, kalium, fosfor, kalsium, zat besi, natrium, dan beta-karoten. Kandungan senyawa inilah yang menciptakan jahe bermanfaat untuk:

 Kata orang rempah ini mempunyai khasiat yang cukup elok dalam hal menghangatkan tubuh 10 Manfaat Jahe untuk Kesehatan yang Sebenarnya

1. Stroke dan serangan jantung

Stroke dan serangan jantung merupakan pembunuh nomor satu di muka bumi. Penyebab utama kedua penyakit tersebut ialah pembekuan darah dan kolesterol tinggi.

Untuk mencegahnyakonsumsilah jahe secara rutin. Menurut Dr. Josh Axe, seorang dokter dari Inggris, jahe mengandung Gingerol yang bersifat anti-koagulan, yaitu semacam zat yang sanggup mencegah pembekuan darah.

2. Sakit perut dan mual-mual

Baru-baru ini, peneliti Taiwan menemukan bahwa tiga kapsul jahe (total 1,2 gram) sanggup membantu menyembuhkan dispepsia sekaligus menciptakan sistem pencernaanya jadi lebih baik.

Dispepsia sendiri merupakan kondisi perut nyeri, kembung, cepat kenyang, mual-mual, sering bersendawa, dan dada terasa panas.

Tidak hanya untuk penderita dispepsia saja. Jahe pun bisa membantu mengatasi rasa mual ketika mengalami mabuk perjalanan. Oleh alasannya itu, sebelum kau melaksanakan perjalanan jauh sebaiknya minum wedang jahe biar tidak mual.

3. Penyerapan nutrisi yang lebih baik

Penyerapan nutrisi setiap orang berbeda-beda, tergantung dari kondisi kesehatan sistem pencernaannya. Bila nutrisi masakan terserap dengan baik, maka secara otomatis tubuh pun akan menjadi lebih sehat serta berat tubuh tetap ideal.

Jahe termasuk rempah yang cukup baik dalam merawat sistem pencernaan. Ia mempunyai kandungan senyawa aktif yang sanggup mengoptimalkan peresapan nutrisi. Makara tunggu apalagi, masukan jahe ke menu dietmu kini juga!

4. Meningkatkan imun dan fungsi pernafasan

Pengobatan Ayurveda telah pertanda keampuhan jahe dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh (imun). Ayurveda merupakan pengobatan kuno dari India yang mencakup seluruh aspek gaya hidup.

Sifatnya yang memanaskan sanggup membantu memecah racun dalam organ tubuh. Atau istilah medisnya ialah membersihkan sistem limfatik, yaitu sistem pembuangan limbah tubuh kita.

5. Mencegah jerawat berbahaya

The Journal of Microbiology and Antimicrobials menerbitkan sebuah studi tahun 2011 yang menguji seberapa efektifnya jahe dalam membunuh kuman Staphylococcus aureus dan Streptococcus pyogenes.

Hasilnya, jahe lebih ampuh dalam membunuh kedua kuman tersebut dibandingkan dengan antibiotik lainnya.

Ada banyak sekali jenis jerawat yang sanggup dicegah dengan jahe, mulai dari jerawat luka, jerawat gusi, jerawat sistem pencernaan, pernafasan, dan masih banyak lagi. Untuk jerawat pecahan luar tubuh, kau bisa mengoleskan minyak jahe yang ketika ini banyak dijual di apotek terdekat.

6. Anti-jamur

Dari 29 spesies tumbuhan herba yang dievaluasi dalam studi Carleton University, jahe memenangkan hadiah sebagai ekstrak yang paling efektif dalam membunuh jamur. Wah keren ya!

Sifatnya yang anti-jamur menciptakan jahe sangat baik jikalau kau gunakan untuk mengatasi penyakit akhir jamur menyerupai salah satunya yakni panu.

Caranya campurkan minyak jahe murni bersama dengan minyak pohon teh dan minyak kelapa. Oleskan secara rutin 3x sehari ke area yang bermasalah.

7. Obat maag dan GERD

Sejak tahun 1980-an, para peneliti telah mengetahui bahwa jahe sanggup menyembuhkan penyakit maag. Akan tetapi baru-baru ini, para peneliti di India telah bisa menghitung seberapa efektifnya jahe dalam mengatasi dilema lambung tersebut.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan jurnal Molecular Nutrition and Research Food, mereka menemukan bahwa bantu-membantu jahe itu enam hingga delapan kali lebih berpengaruh dari Prevacid, obat pilihan untuk menurunkan asam lambung.

Jadi, bagi kau yang mengalami maag dan GERD (radang kerongkongan) konsumsilah wedang jahe secara rutin supaya cepat sembuh.

8. Mengurangi nyeri

Selama ribuan tahun jahe telah dipakai untuk pengobatan tradisional sebagai pembunuh rasa sakit dan anti-inflamasi.

Belakangan ini, peneliti mengkonfirmasi bahwa jahe mengandung sifat anti-inflamasi yang serupa dengan obat anti-inflamasi Cox-2, sehingga sanggup membantu mengurangi rasa sakit dan peradangan.

Percobaan tersebut dilakukan di University of Miami selama enam ahad terhadap 261 pasien osteoarthritis lutut. Hasilnya, jahe mempunyai prospek yang elok sebagai pereda rasa nyeri.

9. Mencegah kanker

Dalam penelitian yang diterbitkan British Journal of Nutrition, jahe disebut bisa membunuh sel-sel kanker di prostat, ovarium, dan kanker kolorektal. Bahkan jahe juga dikatakan oleh para peneliti lebih efektif dari pada kemoterapi.

Jahe mengandung senyawa aktif bersifat anti-angiogenik yang berdasarkan para jago sanggup menghentikan pertumbuhan sel kanker. Maka dari itu, biar terhindar dari kanker mulai kini kau wajib konsumsi jahe.

10. Obat diabetes

Sebuah studi yang diterbitkan pada bulan Agustus 2012 dalam Jurnal Planta Medica menyimpulkan bahwa jahe sanggup meningkatkan kontrol gula darah jangka panjang pada penderita diabetes melitus tipe 2.

Disamping itu penelitian dari University of Sydney, Australia, menemukan bahwa kandungan gingerol aktif dalam jahe sanggup membantu meningkatkan peresapan glukosa darah ke dalam sel-sel otot tanpa memerlukan insulin.

Itulah sebabnya jahe mempunyai manfaat luar biasa dalam mengontrol gula darah pada penderita diabetes melitus atau penyakit gula.

Efek Samping Mengonsumsi Jahe

Setelah melihat beberapa manfaat jahe diatas, tampaknya rempah ini kondusif dikonsumsi oleh kebanyakan orang. Namun tunggu dulu, tetap akan ada imbas samping yang ditimbulkan, menyerupai diare, perut tidak nyaman, dan nyeri di ulu hati. Selain itu jikalau diaplikasikan pribadi ke kulit mungkin tumbuhan ini bisa mengakibatkan iritasi.

Ada beberapa kalangan yang harus berhati-hati atau sebaiknya tidak mengonsumsi jahe. Mereka antara lain ibu hamil, menyusui, penderita penyakit ginjal, mempunyai gangguan pendarahan, dan organ hati. Ada baiknya konsultasikan dulu kepada dokter sebelum kau mencobanya untuk tujuan pengobatan.

Itulah ulasan singkat seputar manfaat jahe untuk kesehatan yang sebenarnya. Apabila ada yang kurang terang pribadi saja sampaikan melalui kolom komentar di bawah. Semoga bermanfaat dan jangan lupa share artikel ini ya.

Advertisement