MESOTHELIOMANESIA

Allah Gagalkan Rencana Yang Sudah Kau Buat, Karena Allah Tau Rencana Ítu Tak Baík Untukmu !

Allah Gagalkan Rencana Yang Sudah Kau Buat, Karena Allah Tau Rencana Ítu Tak Baík Untukmu !
Allah Gagalkan Rencana Yang Sudah Kau Buat, Karena Allah Tau Rencana Ítu Tak Baík Untukmu !

Sedíh, pastí sangat menyakítkan apa bíla sesuatu yang sudah kíta rencanakan malah gagal. Apalagí kalau rencananya, adalah perníkahan yang telah lama dítunggu-tunggu.


Pernahkah kau berpíkír? bahwa kegagalan ítu mungkín saja sebuah pertanda, bahwa rencananya ítu tídaklah baík untuk masa depanmu sendírí.

Sebaík-Baíknya Rencana Yang Telah Kau Atur, Masíh Lebíh Baík Lagí Rencana Yang Allah Tentukan

Rencana baíkmu belum tentu baík untuk masa depanmu, maka janganlah terlalu terpukul bíla ternyata apapun yang telah kau rencanakan ternyata gagal.

Sebaík-baíknya rencanamu masíh lebíh baík lagí rencana yang telah Allah taksíran untukmu. Maka ketíka membuat sebuah rencana masa depan berdoalah semoga rencanamu ítu adalah rencana yang telah díatur Allah.

Allah Gagalkan Rencanamu Karena Kau Pantas Mendapatkan Sesuatu Yang Lebíh Baík

Ketíka rencananya gagal, ketíka hubunganmu gagal, ketíka perníkahanmu gagal, ketíka usahamu gagal, percayalah ítu karena kau akan mendapatkan yang lebíh baík.

Allah gagalkan rencana dan usahamu saat íní agar kamu belajar, agar berusaha lebíh keras, sebab kau akan mendapatkan sesuatu yang lebíh besar darí apa yang kamu rencanakan saat íní.

Setíap Kalí Kau Gagal Jangan Menyerah Tapí Berserah, Ítu Buktí Kalau Kau Percaya Rencana Allah Palíng Baík

Pujaan Hatí Kanda vía youtube
Setíap kalí Allah menggagalkan usahamu, urusanmu dan hubunganmu, janganlah kau pernah menyerah.

Sebalíknya berserahlah pada Allah memohon díkuatkan, memohon dísegerakan dídatangkan penggantí apa yang gagal harí íní, kemarín ataupun besok.

Bukankah Lebíh Baík Gagal Sejak Awal Darípada Akhírnya Mengecewakan. Bukankah Lebíh Baík Gagal Dulu Untuk Mendapatkan Yang lebíh

Kegagalan memanglah menyakítkan atau bahkan bísa juga memalukan, namun síapa yang bísa menolak takdír.

Bukankah alangkah lebíh baík gagal sejak awal jíka akhírnya hanya melukaí, mengecewakan, menínggalkan.

Karena bíasanya kalau sudah terlanjur terjadí atau terlanjur berjalan pastí sulít mengakhírí atau dícarí solusínya.

Cukup Yakínlah Bahwa Yang Gagal Adalah Sesuatu Yang Tak Baík Dan Pertanda Kau Pantas Untuk Yang Lebíh

Agar tídak begítu terasa menyakítkan, cukup yakínlah bahwa segala rencanamu yang gagal pertanda bahwa ítu tídak baík dan akan menjadí sesuatu yang rumít.

Setíap kalau kau gagal ítu adalah pertanda bahwa kau akan segera mendapatkan yang lebíh baík atau kau pantas untuk sesuatu yang lebíh baík.

Demíkíanlah pokok bahasan Artíkel íní yang dapat kamí paparkan, Besar harapan kamí Artíkel íní dapat bermanfaat untuk kalangan banyak. Karena keterbatasan pengetahuan dan referensí, Penulís menyadarí Artíkel íní masíh jauh darí sempurna, Oleh karena ítu saran dan krítík yang membangun sangat díharapkan agar Artíkel íní dapat dísusun menjadí lebíh baík lagí dímasa yang akan datang.


Advertisement