MESOTHELIOMANESIA

Masuk Angín, Batuk-batuk, Rematík, Asam Urat, Haíd Tak Lancar Híngga Kanker Ganas Bísa Luruh Dengan Bumbu Dapur Íní

Masuk Angín, Batuk-batuk, Rematík, Asam Urat, Haíd Tak Lancar Híngga Kanker Ganas Bísa Luruh Dengan Bumbu Dapur Íní
Masuk Angín, Batuk-batuk, Rematík, Asam Urat, Haíd Tak Lancar Híngga Kanker Ganas Bísa Luruh Dengan Bumbu Dapur Íní

Ríset membuktíkan antíkanker seraí dapat membantu pencegahan kanker kulít, termasuk menjaga kesehatannya. Ríset laín membuktíkan seraí dapat membantu menghambat perkembangan sel kanker hatí fase awal dan mencegah pembentukan selanjutnya. Efek laín, seraí dapat menghambat pertumbuhan sel kanker payudara.


Banyak sekalí manfaat yang dídapatkan, bísa membunuh sel kanker juga loh Seraí atau sereh sudah bukan hal baru bagí masyarakat Índonesía. Seríng díkonsumsí baík sebagaí bumbu maupun bahan mínuman wedang, sebagaí penghangat tubuh. Selaín aromanya wangí, wedang seraí níkmat díseruput apalagí pada musím penghujan. Mínum wedang seraí sore harí dapat menghangatkan dan menyehatkan badan.

Seraí dípakaí untuk detoksífíkasí dengan menambah jumlah buang aír kecíl. Sehíngga faktor tersebut membuat semua organ pencernaan, sepertí hatí, pankreas, gínjal, dan kandung kemíh, menjadí bersíh dan sehat kembalí.

Seraí mudah dídapat dí pekarangan rumah atau dí pasar. Tumbuhan jenís rumput íní suka pada aír, subur jíka dítanam dí tepí sungaí atau halaman belakang rumah yang beraír. Tídak sedíkít khasíat seraí bagí kesehatan, sebab mengandung zat antímíkroba & antíbakterí yang berfungsí untuk mengatasí ínfeksí lambung, usus, saluran kandung kemíh, dan luka.

Selaín ítu seraí juga dígunakan sebagaí pereda kejang, antíreumatík, dan bersífat díuretík. Kegunaan laín darí zat tersebut yaítu membantu mengurangí gangguan pernapasan, demam, nyerí, ínfeksí, rematík, ínsomnía dan edema. Kandungan antíoksídan ramuan seraí juga dapat menjaga kestabílan tíngkat kolesterol, kesehatan selular, system saraf, menyehatkan kulít dan ímun (sístem kekebalan tubuh).

Seraí juga manjur menanggulangí díabetes típe 2, kanker dan mencegah kegemukan (obesítas). Seraí juga dípakaí dalam aromaterapí, dampak psíkologínya bísa mengurangí kecemasan, kelelahan dan menjadíkan aroma tubuh lebíh segar.

Masuk Angín, Batuk-batuk, Rematík, Asam Urat, Haíd Tak Lancar Híngga Kanker Ganas Bísa Luruh Dengan Tanaman ‘Cíptaan Allah’ Íní

Dílíhat darí kandungannya, seraí ternyata sumber nutrísí aromatík pentíng yang berkhasíat untuk kesehatan. Seraí sumber vítamín mutlak sepertí vítamín A, B1 (tíamín), B2 (ríboflavín), B3 (níasín) B5 (asam pantotenat), B6, folat, dan vítamín C. Seraí juga sumber míneral utama, sepertí potassíum, kalsíum, magnesíum, fosfor, mangan, tembaga, seng, dan logam yang díperlukan tubuh agar tetap sehat.

Mematíkan Sel Kanker

Melaluí sebuah ríset dí ketahuí seraí berkhasíat untuk berbagaí jenís kanker tanpa mempengaruhí sel tubuh yang normal. Setíap 100 gram seraí mengandung zat antíoksídan yang berkhasíat untuk mencegah kanker. Ríset tím Uníversíty Guríon dí Ísrael menemukan dalam seraí ada senyawa yang dapat mematíkan sel kanker tanpa merusak sel sehat.

Ríset membuktíkan antíkanker seraí dapat membantu pencegahan kanker kulít, termasuk menjaga kesehatannya. Ríset laín membuktíkan seraí dapat membantu menghambat perkembangan sel kanker hatí fase awal dan mencegah pembentukan selanjutnya. Efek laín, seraí dapat menghambat pertumbuhan sel kanker payudara.

Pemakaían daun seraí juga dapat menjaga kecantíkan, memperíndah kulít. Efek pemakaían kosmetík yang mempunyaí kandungan daun seraí juga dapat menghílangkan jerawat dan bermanfaat sebagaí penyegar. Seraí berkhasíat juga sebagaí toník kulít dan pembersíh yang efísíen untuk kulít bermínyak/berjerawat sebab bersífat astríngen dan antíseptík. Karenanya seraí dapat memperkuat jaríngan kulít, mengencangkan porí-porí dan mensterílkan.

Seraí sangat baík juga untuk detoksífíkasí tubuh, dapat membersíhan toksín berbahaya yang keluar darí badan sebab bersífat díuretík. Detoksífíkasí dapat memperlancar fungsí beberapa organ tubuh, tergolong juga hatí dan gínjal, dan membantu menurunkan kadar asam urat.

Efek díuretík seraí dapat menambah jumlah frekuensí buang aír kecíl sehíngga menjaga kesehatan pencernaan. Seraí untuk detoksífíkasí lewat penambahan jumlah buang aír kecíl. Faktor sepertí ítu tentu benar-benar berguna untuk semua organ pencernaan sepertí hatí, pankreas, gínjal, dan kandung kemíh bersíh dan sehat lantaran bermacam toksín tersíngkír.

Berbagaí Khasíat Seraí:

1. Batuk

Gunakan sebatang daun seraí, 1 jempol jahe bakar, 1/2 jarí kayu manís, 7 bíjí cengkíh, 7 bíjí kapulaga dalam empat gelas aír. Rebus dengan dícampur sedíkít garam dan gula merah. Mínum ramuan ítu pagí dan sore harí híngga batuk hílang.

2. Rematík

Rebus 7 batang seraí, segenggam daun jeruk nípís dalam enam gelas aír híngga mendídíh, lalu campur dengan aír díngín seperlunya, untuk berendam tak lebíh lebíh darí 1/2 jam. Lakukan teratur híngga sembuh.

3. Detoksífíkasí

Rebus 70 gr seraí ke dalam aír 100 cc, lalu mínum aír rebusan ítu pada pagí harí sebelum mengkonsumsí makanan dan mínuman laín. Tunggu 1 jam sebelum menyantap makanan laín.

4. Memperlancar Haíd

Memarkan 2 batang seraí, rebus dengan dua gelas aír. Setelah aír berkurang dan harum, campurkan gula merah sebutuhnya dan díngínkan. Mínum hangat-hangat tíga perempat gelas, 2 x 1 harí.

5. Asam Urat

Rebus 10 lembar daun salam, rebus dengan 700 cc aír dan dua batang seraí híngga tersísa 200 cc. Kemudían mínum aírnya pada saat hangat dengan teratur 1 harí 1 gelas atau 2 gelas.

6. Menghíndarí Kanker

Rebus 100 gr seraí dengan 2 gelas aír. Panaskan híngga 15 menít dan mínum saat pagí dan sore harí 1/2 gelas setíap saat mínum.

Pastí anda tahu bahwa orang-orang membutuhkan ínformasí íní, tolong share supaya bermanfaat bagí yang laín.


Advertisement